Minggu, 01 November 2015

Pantun Nasihat


Banyak wanita, memakai kembang.
Kembang hiasan, merah warnanya.
Kota tercinta, kota Palembang.
Jangan lupakan, keramahannya.

Kemuning ditengah balai.
Bertumbuh terus semakin tinggi.
Berunding dengan orang tak pandai.
Bagaikan alu pencungkil duri.

Jalan-jalan ke kota Blitar.
Jangan lupa membeli sukun.
Jika kamu ingin pintar.
belajarlah dengan tekun.

Kayu cendana diatas batu.
Sudah diikat dibawa pulang.
Adat dunia memang begitu.
Benda yang buruk memang terbuang.

Parang ditelak berbatang sena.
Belah buluh taruhlah temu.
Barang dikerja takkan sempurna.
Bila tak penuh menaruh ilmu.


Jalan jalan ke pulau kalimantan
Sambil memborong buah durian
Lebih baik seharian tak makan
daripada kenyang hasil curian

Padi Di Sawah Kuning Warnanya,
Batu Di Kali Banyak Bentuknya
Turuti Saja Petuah Orang Tua,
Agar Hidup Tidak Sengsara


Jalan jalan ke surabaya.
naik prahu dayung sendiri.
kalau hatimu sedih.
yang rugi diri sendiri.

Tumbuh merata pohon tebu
Pergi ke pasar membeli daging
Banyak harta miskin ilmu
Bagai rumah tidak berdinding


Hati-hati menyeberang
Jangan sampai titian patah
Hati-hati di rantau orang
Jangan sampai berbuat salah

Bermain musik dengan gitar
Jangan lupa sambil berpantun
Jikalau kamu ingin pintar
maka belajarlah dengan tekun


Makan mangga dipasar buah
Beli Satu bonusnya Pepaya
Jangan lupa selalu sedekah
Karna itu membuatmu kaya

Kayu cendana diatas batu
Sudah diikat dibawa pulang
Adat dunia memang begitu
Benda yang buruk memang terbuang


Naik kereta ke kota lamongan
Lalu pulang ke gunung ciremai
Jangan buang sampah sembarangan
Agar hidup sehat bersih dan damai

Nonton televisi acara Mario Teguh
Sambil makan mie selera pedas
Belajarlah dengan sungguh-sungguh
Agar semakin pintar dan cerdas


makanan tersaji dipasang lampu.
lampu menyinari di atas meja.
naiklah haji bagi yang mampu.
memenuhi panggilan dari-NYA.

Kalu di kongkon, janganlah jera.
Segera jauhi, perbuatan nista.
Puasa Ramadhon, kewajiban kita.
Memenuhi, perintah dari-NYA.


Cabut singkong sampailah berurat.
Tanah di gali mawar berkembang.
Wahai para gadis tutuplah aurat.
Agar engkau di hargai sangkumbang.

jalan jalan ke makasar.
jalannya berputar putar.
mari kita rajin belajar.
agar jadi orang pintar.


Jalan jalan ke surabaya.
naik prahu dayung sendiri.
kalau hatimu sedih.
yang rugi diri sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar